Kau setia menemaniku,
Mendengar semua curhatku….
Meskipun kau harus menahan sakit
Q bisa tertawa di atas lukamu
Q datang padamu disaat Q butuh
Disaat DIA melukaiku
Dan sekarang …Kesabaranmu tlah habis
Kau pergi dan tak kan kembali
Karna semua itu gak akan buat kau kembali
Berbagai cara ku lakukan
Agar kau memaafkanQ
Sifatmu yang dingin tak pernah pedulikanQ
Saat ku bertemu denganmu
Kau acuh seakan kau tak kenal lagi denganQ
Begitu bencinya kah dirimu padaQ
Sampai-sampai kau tak ingin melihatQ lagi
MaafkanQ …
Karna sifatku yang egois
MaafkanQ…
Yang dulu tak percaya ucapanmu
KiniQ menyesal dan Q ingin kau kembali
Q tahu semua itu takkan mungkin
Luka dihati yang ku beri
Terlalu sakit untukmu
Mungkin ini hukuman yang pantas buatQ
Tapi, semua itu belum sebanding dengan luka yang kuberi
Kini Q sadar…
Kau begitu Berharga dihidupQ
Kau penyemangatQ
Kau sahabat terbaikQ
Walau Q tahu kau belum bisa memaafkanQ,
Tapi, Q mohon bicaralah
Meskipun hanya SATU kalimat yang Q dengar

Tidak ada komentar:
Posting Komentar